Sabtu, 02 November 2019

Prinsip Kerja Quotation Dalam Asuransi


Fungsi dari adanya quotation adalah untuk menjadi sebuah pandangan yang berisikan informasi tawaran dari perusahaan asuransi. Penawaran tersebut ditujukan kepada setiap individu ataupun perusahaan yang ingin mengambil asuransi, yang ingin mengetahui tentang premi ataupun syarat dan ketentuannya. Untuk itu kali ini akan dibahas mengenai prinsip kerja dari quotation pada bidang asuransi yang perlu anda ketahui. Berikut simak ulasannya.

Apa Itu Quotation Dalam Asuransi ?
Di dalam asuransi, pastinya terdapat syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Syarat tersebut sering juga disebut sebagai subyektifitas. Di dalam quotation, pada umumnnya akan ada sebuah dokumen yang di dalamnya terdapat surat pengantar, dokumen yang berisikan tentang resiko yang akan diasuransikan serta pernyataan yang mengandung fakta. Dalam hal tersebut, jika perusahaan asuransi diminta maka akan mampu memberikan salinan dari wording polis.

Prinsip Kerja Dari Quotation
Pengertian umum dari quotation adalah sebuah surat penawaran yang dibuat oleh sebuah perusahaan kepada konsumen yang bertujuan untuk menarik minat calon konsumen akan barang dan jasa yang ditawarkan. Untuk itu, hal ini pun juga berlaku pula pada perusahaan asuransi. Oleh karenanya, di dalam asuransi juga terdapat prinsip kerja dari quotation. 

Untuk prinsip kerja yang pertama, sebuah quotation atau surat penawaran akan menyatakan tentang berapa lama surat itu akan sah. Pada umumnya, pada quotation akan berlaku selama beberapa hari yang ditetapkan seperti 30 hari atau 7 hari. Selain itu, apabila quotation dikeluarkan, maka jaminan tidak efektif yaitu pada perusahaan asuransi tidak akan menanggung resiko atau pemohon tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Dalam hal ini, kontrak yang akan datang haruslah terdapat tawaran yang berlaku dan juga penerimaan. Quotation adalah sebuah hal yang dapat dilihat dari tawaran dan pemohon pun diperlukan untuk menerima sebelum kontrak dibuat. Hal ini dapat dikecualikan jika perusahaan asuransi telah memiliki surat penawaran. Maka pemohon yang memiliki quotation tersebut akan terikat secara hukum  terhadap perusahaan asuransi.

Akan tetapi jika quotation didasarkan pada perubahan, maka perusahaan asuransi pun tidak memiliki bentuk keterikatan pada quotation tersebut. Hal ini dapat dikatakan efektif dikarenakan quotation yang berubah akan memiliki resiko yang berbeda pula. Selama jumlah hari yang telah ditetapkan, maka pemohon memiliki wewenang untuk menerima ataupun menolak quotation tersebut.

Quotation adalah sebuah bentuk penawaran yang bertujuan untuk mengikat bagi kedua belak pihak yang sedang menjalankannya, hal ini termasuk pula quotation di dalam asuransi. Untuk itu, di dalam quotation asuransi jika periode telah berakhir dan pemohon belum menerima quotation, maka quotation terseut tak lagi valid dan perusahaan asuransi pun tidak perlu terikat lagi dengan quotation tersebut. 

Jika tidak terdapat waktu yang telah ditetapkan untuk quotation tersebut, maka perusahaan asuransi dapat menghentikan surat penawaran tersebut sewaktu-waktu kepada pemohon. Untuk itulah, fungsi penetapan hari pada quotation asuransi sangatlah penting bagi perusahaan asuransi ataupun pemohon karena hal tersebut dapat dijadikan suatu bentuk keterikatan antara kedua belah pihak.

Dalam pembuatannya sendiri, quotation memiliki fungsi sebagai pemberi informasi yang mendetail kepada calon pembeli mengenai produk ataupun layanan jasa yang diberikan oleh suatu perusahaan. Untuk itu, dengan adanya quotation ini, perusahaan akan mampu untuk menjelaskan barang dengan detail melalui surat yang telah dikirimkan kepada calon pembeli tersebut. Hal ini tentu saja dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mengetahui produk dan layanan jasa yang ditawarkan.


EmoticonEmoticon